Oops~!! Sorry, Salah Ngomong!

Published August 13, 2012 by thejewelholic

Malem tadi pas kebetulan nonton ‘Apakabar Indonesia Malam’ *atau apalah..gw lupa td itu programnya namanya apa* di TV milik bung ichal, gw mendengar hal yang sedikit aneh. Malem tadi tema yang di angkat adalah seputar banyaknya pengusaha yang belum membayar/tidak mampu membayar THR untuk para pekerjanya. Nah, yang jadi nara sumber saat itu adalah bapak menteri tenaga kerja dan transmigrasi. Di sekmen pertama terjadi percakapan kira-kira seperti ini :

A : Selamat malam pak

B (pak menteri) : malam

A : bagaimana kabarnya pak?

B : Baik

A : tapi sepertinya para pekerja atau buruh2 di indonesia sedang tidak baik ini pak, karena THR mereka belum dibayar oleh perusahaan. Bagaimana ini pak?

B : ya dalam peraturannya kan disebutkan bahwa ‘pembayaran THR di lakukan PALING LAMBAT 7 hari sebelum hari raya, nah ini kan baru pas 7 hari sebelum hari raya, jadi ya BELUM TERLAMBAT.’

*dan setelah itu si pembawa acaranya langsung beralih ke pertanyaan selanjutnya tanpa menggubris jawaban yang baru aja di lontarkan sama sang menteri*

ok guys, are u notice something??si bapak menteri bilang THR harus di bayar PALING LAMBAT 7 hari sebelum lebaran (tepatnya tanggal 13 Agustus 2012), dan dia bilang kalau ada pengusaha yang belum memberikan THR mereka itu BELUM TERLAMBAT . Setau gw yang namanya PALING LAMBAT itu berarti BATAS WAKTU TERAKHIR. Kalo melebihi batas waktu berarti telat, dan kalau sudah ada peraturannya ya seharusnya para pengusaha itu bisa di tindak dan diberi sangsi bukan begitu bukan??? Aiiishhhh,,dan gw gx tau itu si bapak menteri sadar apa enggak sama apa yang barusan dia omongin?! tapi yang jelas dy beruntung karena si pembawa acaranya pun gx sadar kalo si nara sumbernya barusan abis salah ngomong. Jadi yang ngasih pertanyaan sama yang ngejawab sebenernya sama2 error. Dan gw juga gx tw apa para pemirsa di rumah yang sedang menyaksikan acara itu tadi pada sadar apa enggak?! *kya na sih pada gx sadar, soalnya bokap gw pun cuma manggut2 aja di sebelah gw waktu nonton sampe akhirnya gw bilangin kalo si pak menteri abis salah ngomong*.

Setelah pertanyaan yang di jawab dengan salah tadi, sang pembawa acara nanya lagi…

A : jadi untuk mengatasi banyaknya pengusaha yang belum meberi THR apa yang akan dilakukan kementerian pak?

B : ya besok kami akan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan. Kami akan datang ke perusahaan-perusahaan di seputar jakarta untuk memastikan bahwa mereka memberikan THR yang layak dan tepat waktu.

*dan pembawa acara beralih ke pertanyaan lain*

*dan gw ngomong sendiri di depan TV* “waelah hari terakhir baru ada pemeriksaan lapangan. Harga udah pada naek,,bisa2 pada kagak sempet mudik itu orang2 pak..dan apa? d jakarta doank?? apa kabar buruh d luar jakarta?”

Beginilah yang sering terjadi di media elektronik Indonesia, sang pembawa acara kadang hanya menggugurkan kewajiban untuk bertanya tanpa mencerna apa yang barusan disampaikan oleh nara sumbernya. Dan kadang nara sumber juga terlalu panik saat dimintai jawaban sehingga bicaranya ‘belepotan’. Yak para pemirsa, pintar-pintarlah anda memilih saluran berita. Dengarkan yang bagus untuk di dengar (tidak menjerumuskan dan sarat informasi, bukan mengompor-ngompori masalah yang ada) dan cepat ganti channel begitu pembicaraan sudah mulai gx mutu dan gx jelas arahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: