Pagelaran Drama Tari “Bhisma Mahawira – Sang Maha Dewa Bharata”

Published December 19, 2011 by thejewelholic

Kemaren gw sama adek kos gw nonton sebuah Drama Tari yang diadain oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Swagayugama Universitas Gadjah Mada which is universitas gw.hehe🙂

Gw tau ada pagelaran ini dari spanduk yg terbentang deket kampus gw. Kenapa gw tertarik? awalnya gw tertarik karena itu spanduk selain berisi judul pagelaran, juga berisikan photo sang Bhisma yang (kelihatannya) gagah lengkap dengan kostumnya (halah,,hahaha). Alasan kedua adalah karena gw baru sekali nonton Sendra Tari semacam ini, yaitu duluuuuuuu banget di Prambanan. Namanya Sendra Tari Ramayana. Kapan-kapan bakal gw post tentang sendra tari yang amat sangat keren abis itu. Ok balik lagi ke Drama tari Bhisma Mahawira, jadi dengan dua alasan yang udah gw sebutin tadi (ditambah dua alasan lain yaitu suntuk di kosan terus and tiketnya murah,hehe), mulailah adek kos gw mencari tiket untuk kami berdua. Dan kami dapet tiket kelas I karena yang VIP udah abis.😦

So, begitu Minggu malam datang, pergilah kami ke Taman Budaya Yogyakarta (TBY) untuk menonton Drama Tari ini. Sebenernya dari awal gw udah bertanya-tanya kenapa ini pagelaran namanya ‘Drama Tari’?? padahal yang biasanya gw denger and gw tau adalah ‘Sendra Tari’. Dan pertanyaan gw terjawab saat pagelaran berlangsung. Sendra Tari yang gw tau dan yang udah pernah gw liat itu menyuguhkan suatu rangkaian tarian yang secara utuh membentuk sebuah alur cerita tanpa ada sedikitpun dialog. Tapi di Drama tari Bhisma Mahawira ini sang sutradara menambahkan sedikit dialog antar penari/pemain di tengah-tengah tarian mereka.

Sedikit sinopsis tentang Bhisma Mahawira yang gw ambil dari booklet yang di bagiin kemarin :

“Bhisma Mahawira : ‘Sang Maha Dewa Bharata’ merupakan pagelaran Drama Tari Klasik Jawa Gaya Yogyakarta. Gaya klasik yang memadukan tata panggung dan tata suara ini menceriakan tentang perjalanan Bhisma dalam mengemban Tri Dharma Kesatriya.

Disebutkan bahwa Dewa Brata (nama kecil Bhisma), mengikuti sayembara di kerajaan Kasi (Banaras). Di sana Bhisma memenangkan semua pertandingan dan membawa pulang tiga gadis yaitu Amba, Ambika dan Ambalika. Karena Bhisma sudah bersumpah untuk tidak menikah, ketga gadis tersebut diserahkan kepada adik tirinya yaitu Wicitrawira. Dewi Amba (yang sebenarnya sudah mempunyai kekasih) meminta pertanggungjawaban Bhisma untuk menikahinya, akan tetapi Bhisma menolak. Sampai akhirnya Dewi Amba mati karena kesetiaan cintanya. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Dewi Amba berucap bahwa suatu saat Bhisma akan dikalahkan oleh seorang prajurit wanita dalam perang antara Trah Bharata.

Alkisah, ketika perang Bratayudha berlangsung, Bhisma berperang melawan seorang senopati wanita dari pihak Pandhawa yaitu Srikandhi. Setelah melihat Srikandhi, Bhisma sadar bahwa ajalnya sudah dekat. Pada saat itulah roh Dewi Amba turun ke Kurusetra, sehingga Bhisma memutuskan untuk tidak melawan Srikandhi dan membiarkan anak panah yang dilesatkan Srikandhi menghujam tubuhnya. Bhisma pun rubuh dengan ratusan anak panah menancap di tubuhnya. Sang Bhisma akhirnya dapat bertemu dengan Dewi Amba di kehidupan selanjutnya.

Kisah Bhisma ini memberikan teladan bagi kita tentang dharma seorang satriya, yaitu dharma pada sumpahnya, dharma pada negaranya, dan dharma pada kebajikan. Oleh karena itulah, Bhisma adalah dewa di mata Trah Bharata.”

Nah, itu tadi sinopsisnya (agak gw edit dikit soalnya ada kata-kata yang menurut gw gx nyambung). Jadi, setelah gw menyaksikan pagelaran Drama Tari ini, kesan gw adalah : Bagus. Sangat Bagus, tapi belum merupakan sebuah outstanding performance (ini pendapat pribadi gw sebagai orang awam loh). Kenapa gw bilang Drama ini belum outstanding?? karena pertama, ini berhubungan dengan setting panggung. Setting panggungnya tidak membuat gw tertarik. Di sebuah panggung yang sangat luas hanya terdapat sebuah level dan hanya itu saja. Untuk urusan Background mereka hanya menggunakan sebuah Backdrop hitam besar. Kalo lighting….ok lah.🙂

Kedua, berhubungan dengan konsep ‘Drama Tari’. Sebuah drama berarti terdapat unsur dialog didalamnya. dan inilah yang menurut gw tidak terlalu penting di sini. Karena seluruh dialog dalam pagelaran ini adalah bahasa jawa halus atau Kromo Inggil. Akan bagus jika yang mengucapkannya adalah orang sudah terbiasa menggunakan bahasa tersebut, tapi sepertinya para penari ini belum terbiasa dengan kromo inggil, jadi terdengar agak aneh di intonasi/logat/dialek bicaranya. Gw gx ngerti sama sekali, dan gx cuma gw doank yang gx ngerti. Apalagi ada saat-saat dimana mic para penari/pemain tidak berfungsi sehingga suara meraka jadi timbul tenggelam dan buat gw ini cukup mengganggu.hehe

Tapi setiap pagelaran tentu ada kekurangan dan kelebihannya. Begitu juga dengan pagelaran yang satu ini. Kelebihannya ada pada kostum para penari yang total, Tarian yang indah dan karawitan yang merdu. ^.^

Over all. Drama Tari Bhisma Mahawira “Sang Maha Dewa Bharata”  adalah sebuah pagelaran seni yang pantas untuk dilihat dan dinikmati. ^_^

And here’s the video (it’s only a short video) :

video credit : pipit125 @Youtube

 

PS : Sorry gx bisa ngasih photo, soalnya gw duduk agak jauh and gw gx bawa camera. ^^

6 comments on “Pagelaran Drama Tari “Bhisma Mahawira – Sang Maha Dewa Bharata”

  • Hai, mau komen aja untuk masalah dialog. Terdengar agak aneh karena mereka tidak berbicara seperti kalau percakapan sehari-hari, tetapi ada nada atau intonasi tertentu dan itu bersifat pakem. Contohnya kalau yang tokoh pria halus bicaranya akan bernada rendah dan dalam. Sehingga mungkin akan kurang kedengaran. Kalau tokoh raksasa atau prajurit akan bersuara lantang. Hal ini memang ciri khas pertunjukan wayang wong klasik gaya Yogyakarta dan memang pertunjukan kemarin menggunakan pakem tersebut.

    Anyway, terima kasih untuk review, saran, dan postnya. Nonton terus pertunjukan-pertunjukan seni budaya lainnya ya..

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: