Book Review – Blue Bloods “Darah Biru – The Vampire Story” (BLUE BLOOD THE SERIES #1)

Published December 13, 2011 by thejewelholic

Blue Bloods adalah sebuah novel karangan Melissa de la Cruz yang berkisah tentang kehidupan VAMPIR. Ceritanya bersetting di Manhattan, New York. Jadi ceritanya di sini, pemeren utamanya adalah seorang vampir wanita, seorang GADIS sih sebenernya, soalnya disini umur dia masih belasan. Namanya Schuyler Van Alen. Seperti layaknya mitos tentang vampir, mereka semua pastinya cantik dan tampan. Begitu juga dengan si Schuyler yang biasa di panggil Sky ini. Tapi kecantikannya tertutupi dengan kebiasaannya memakai pakaian-pakian lusuh. Pada suatu hari Sky akhirnya mengetahui jati dirinya sebagai seorang VAMPIR, seorang DARAH BIRU. Tapi dia bukanlah seorang vampir murni. Sky adalah satu-satunya vampir yang berdarah campuran. Ibunya, Allegra Van Alen (Gabrielle, The Uncorrupted, the Virtuous, the Messenger, Archangel of the Light), adalah salah seorang Vampir terkuat yang jatuh cinta pada seorang DARAH MERAH, seorang manusia yang bernama Stephen Chase. Dan bagi seorang Vampir jatuh cinta pada seorang manusia adalah MELANGGAR HUKUM.

Masalah bukanlah hanya pada kenyataan bahwa Sky adalah satu-satunya Vampir yang berdarah campuran. Masalah juga timbul karena adanya indikasi bahwa DARAH PERAK telah kembali. Darah Perak sebenarnya dalah sesama Vampir. Hanya saja Vampir yang satu ini tidak memilih Darah Merah sebagai mangsanya. Darah Perak memburu dan MEMINUM HABIS darah sesama Vampir. Diminum Habis, itulah satu-satunya cara bagi Vampir untuk mati. Karena dalam novel ini Melissa menceritakan Vampir adalah makhluk yang kekal abadi, mereka di usir dari firdaus dan dikutuk hidup di bumi dengan meminum darah. Mereka tidak bisa mati. Setidaknya tidak sungguh-sungguh mati. Mereka akan ber-renkarnasi di kehidupan selajutnya.

Sebagai seorang anak dari Allegra Van Alen yang merupakan salah satu Vampir terkuat, tentu saja Sky juga menyelidiki seluk beluk tentang si Darah Perak, apalagi setelah kematian salah satu teman sekolahnya yang juga Vampir. Ia tidak sendirian. Sky dibantu oleh sahabatnya yang seorang Darah Merah yang tentu saja tahu bahwa Sky adalah seorang Vampir, Oliver Hazard-Perry. Tapi di tengah-tengah misteri mengenai Darah Perak yang harus ia pecahkan, Sky juga dipusingkan dengan kisah asmaranya dengan seorang Vampir tampan bernama Benjamin “Jack” Force (Abbadon, Angel of Destruction, Twin Angel of the Apocalypse, the Unlikely, Destroyer of Worlds) yang tentu tidak berjalan mulus karena kehadiran Madeleine “Mimi” Force (Azrael, Angel of Death, Twin Angel of the Apocalypse).

Itu tadi sedikit tentang alur cerita Blue Bloods. Novel ini adalah novel series. Pertama kali terbit di Amerika. Secara keseluruhan (sampai ending) buku ini terdiri dari 7 buah buku. Di indonesia sendiri hak penerbitannya ada pada Gagas Media. Sebenarnya sudah 6 buku yang diterbitkan di Amerika, tapi entah kenapa baru buku pertama (Blue Bloods) dan buku kedua (Masquerade) yang terbit dan beredar di Indonesia.

Kalau cerita soal per-Vampiran, gw sendiri (sama temen-temen kosan gw sih,hehe) lebih suka sama alur ceritanya Blue Bloods ini ketimbang Twilight. Soalnya Blue Bloods lebih detil dan lebih mengandung Misteri *Peace ya buat pecinta Twilight ^_^

So, buat yang suka sama Vampir, maksudnya penikmat novel misteri dan khayalan, novel yang satu ini SANGAT PATUT UNTUK DICOBA. Selamat membaca.🙂

One comment on “Book Review – Blue Bloods “Darah Biru – The Vampire Story” (BLUE BLOOD THE SERIES #1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: