My Poem [2]

Published April 16, 2011 by thejewelholic

Kau

Harusnya ku tak di sini

Menatap lembaran putih kosong

Coba goreskan tinta-tinta hitam

Untuk ungkapkan rasa ku

Kau datang

Bawa sejuta rasa di hatiku

Bawa sejuta khayal dalam mimpiku

Rasa yang indah

Khayal yang sempurna

Tapi tak hanya itu

Kau juga bawa beribu rasa

Kau juga bawa beribu khayal

Rasa yang sedih

Khayal yang pahit

Di sini ku coba katakan semua

Walau hati ingin teriakan segala

Bukan Pengganti Mu

Cahya mu kian pudar

Sisakan bias-bias samar pelangi

Langit berganti malam

Hitam kelam kupandang seluruh bumi

Ia datang

Baru ku lihat kerlingnya di langit malam

Kelabumu kini indah

Bukan penggantimu

Takkan pernah ku anggap begitu

Karna ia beda

Indah

Seindah dirimu saat bersinar bersamaku dulu

Hujan Itu

Hujan saat ku duduk di sana kala itu

Aku tersenyum

Tersenyum melihat langit yang seolah menangis

Sama sepertiku

Tersenyum dalam tangis

Sesaat lalu

Ia melintas

Ukir sebuah senyum tulus diwajahku

Sesaat lalu

Ia melintas

Ukir sebuah pilu di hatiku

Hujan saat ku duduk di sana kala itu.

5 Nov 07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: